Mapping of Flood-Prone Areas as a Flood Disaster Mitigation Effort in the Lambidaro Sub-Watershed, Palembang City

Authors

  • Muhammad Ardiansyah Sriwijaya University Indonesia
  • Ngudiantoro N Sriwijaya University Indonesia
  • Ari Siswanto Sriwijaya University Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22135/sje.2023.8.2.82-91

Abstract

Palembang is a city that is frequently hit by floods, as the center of national activities which stimulates infrastructure development activities to support the economy and population growth, resulting in reduced urban green space and even the disappearance of the rivers that used to flow in most of Palembang City. Floods also occurred quite badly in the study area, namely the Lambidaro Sub-watershed, this study aims to identify the dominant factors that affect flooding and determine the area distribution based on the level of flooding vulnerability of study area. The methods used are Analytical Hierarchy Process analysis combined with Geographic Information System analysis using primary and secondary data from valid sources. Based on the results of the study, it was found that most of the study areas were in areas with a moderate level of flood prone with an area of 3146.50 hectares, then areas with a high level of flooding reached 1429.34 hectares, and finally, areas with a low level of flooding were only 347.65 hectares. The conclusion related to this research requires more attention from related stakeholders to areas that are included in the high flood-prone level, which mostly hit the Bukit Baru Village, Tanjung Barangan Street.

Keywords:

Flood Disaster, Analytical Hierarchy Process, Geographic Information System

Author Biographies

  • Muhammad Ardiansyah, Sriwijaya University
    Postgraduate Student of Environmental Management
  • Ngudiantoro N, Sriwijaya University
    Lecturer of Mathematic Department
  • Ari Siswanto, Sriwijaya University
    Lecturer of Architectural Study Program

References

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. Rancangan Awal Rencana Pembagunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.

M. S. Imanudin, M. Bernas, & N. P. S. Ratmini,. “Analisis Berbagai Perangkat Pengendalian Muka Air dan Kajian Inovasi Teknologi Pipa Berlubang dalam Upaya Pengurangan Banjir di Kota Palembangâ€. Dipresentasikan pada Seminar Nasional VII Masyarakat Konservasi Tanah Indonesia, 2013.

S. M. Siregar, M. I. Sakir, Helmizuryani, S. N. Aida, & E. Saleh,. “Pengelolaan Rawa Perkotaan (Kasus Banjir Di Kota Palembang)â€. Dipresentasikan pada Seminar Nasional Hari Air Dunia, 2019.

Zainuddin. “Kajian Pengendalian Banjir di Kecamatan Ilir Timur I Palembangâ€. Jurnal Teknik Sipil, 10(1), 2014, pp 10–15.

R. Marinto, Ngudiantoro, A. Siswanto. “Analysis of Flood Distribution in Sub-Watershed Bendung By Using Geographic Information System (GIS)â€. Jurnal Biota, 4(2), 2019, pp 84–89.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. “Siaga Bencanaâ€. Diakses pada https://bnpb.go.id/siaga-bencana, 2020.

A. Hasmawaty, Syarifudin, & M. A. Syarif,. “Pengelolaan Wilayah Sungai Lambidaro Berbasis Partisipasi Masyarakat Kota Palembangâ€. Diakses pada http://eprints.binadarma.ac.id/4081/%0Ahttp://eprints.binadarma.ac.id/4081/1/Pengelolaan Sungai lambidaro berbasis partisipasi masyarakat kota Palembang.pdf, 2017.

M. B. Al Amin, Sarino, & N. K. Sari. Visualisasi Potensi Genangan Banjir di Sungai Lambidaro Melalui Penelusuran Aliran Menggunakan HEC-RAS (Studi Pendahuluan Pengendalian Banjir Berwawasan Lingkungan). Dipresentasikan pada Seminar Nasional Teknik Sipil I (SeNaTS I), 2015.

N. A. Saputra, A. P. M. T. Tarigan, A. B. Nusa. “Penggunaan Metode AHP dan GIS Untuk Zonasi Daerah Rawan Banjir Rob di Wilayah Medan Utaraâ€. Media Komunikasi Teknik Sipil, 2020, pp 73–82, doi: mkts.v26i1.26211.

Nurdin & Fakhri. “Analisa Pemetaan Kawasan Rawan Banjir di Kabupaten Kamparâ€. Jurnal Dinamika Lingkungan Indonesia, 5(2), 2018, pp 108–114.

T. D. Wismarini, & M. Sukur. “Penentuan Tingkat Kerentanan Banjir Secara Geospasialâ€. Jurnal Teknologi Informasi, 20(1), 57–76, 2015.

Junivan, Linawati, & I. A. D. Giriantari. “Analisis Potensi Banjir di Kota Denpasar Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Processâ€. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, 17(2), 2018, pp 227–236, doi: 10.24843/mite.2018.v17 i02.p10.

A. Primayuda. “Pemetaan Daerah Rawan dan Resiko Banjir Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus Kabupaten Trenggalek, Propinsi Jawa Timur)â€, 2006.

Y. O. Ouma, & R. Tateishi. “Urban flood vulnerability and risk mapping using integrated multi-parametric AHP and GIS: Methodological overview and case study assessmentâ€. Water (Switzerland), 6(6), 2014, pp 1515–1545. doi: 10.3390/w6061515.

W. Chan, C. Armenakis. “3D building evacuation route modelling and visualization. International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciencesâ€. ISPRS Archives, 40(2), 2014, pp 221–226, doi: 10.5194/isprsarchives-XL-2-221-2014.

A. Pradipta, M. Amin, A. T. Sumpala, & M. N. Sutoyo. “Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Lokasi Rumah Burung Walet (RBW) Menggunakan Metode AHP dan SAWâ€. Jurnal Sains Dan Informatika, 5(2), 2019, pp 157–166, doi: 10.34128/jsi.v5i2.187.

T. L. Saaty. “Decision Making with the Analytic Hierarchy Processâ€. International Journal of Services Sciences, 1(1), 2008, pp 83–98.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. “Indeks Risiko Bencana Indonesia Tahun 2021â€, 2021.

R. L. E. Padmowati. “Pengukuran Index Konsistensi dalam Proses Pengambilan Keputusan Menggunakan Metode AHPâ€. Dipresentasikan pada Seminar Nasional Informatika, Mei, 23 2009.

A. Masduqi, A. Widodo, A. M. Mahendra. “Penilaian Kemampuan Kawasan Resapan Air (Studi Kasus Mata Air Umbulan)â€. Jurnal Aplikasi, August 2013.

Downloads

Published

08/20/2023